2013/02/27

Matcha's 1st Bday Cake

Time flies soooo fast and now my little man is 1 year old!!! Happy Birthday Matcha!!! Saya excited banget menjelang ultahnya Matcha dan sekitar sebulan sebelum Matcha ultah saya sudah berpikir untuk membuat kue ultah yang sehat dan bisa dimakan oleh Matcha. 

Biasanya kan kalau pesta ultah yang menikmati pesta ultah ya orang tuanya dan tamu2 atau anak2 yang sudah mengerti konsep pesta ultah. Sedangkan yang berulang tahun sendiri, karena masih 1 tahun, saya rasa belum mengerti apa arti pesta ultah untuk mereka. Makanya sama seperti saat Mye ultah pertama dan kedua kami memutuskan untuk belum saatnya bikin pesta ultah, tapi kita hanya merayakannya dirumah saja berempat. Tapi sama seperti saat Mye ultah, saya selalu membuat kue ultah, bedanya kali ini saya ingin membuat kue yang bisa dimakan oleh sang anak. So it is a healthy birthday cake specially made for babies to eat. ^_^

Resepnya? Gampang, cari aja di internet. If you know google, you can search anything in google!! Just google "healthy 1st birthday cake" and you will find lots of links you can click on. ^_^  Setelah mencari2 resep kue yang kira2 bisa saya bikin karena bahannya mudah didapat disini, akhirnya saya memutuskan untuk membuat Pumpkin Apple Harvest Cake. Katanya si kue itu diciptakan oleh Cat Johnson, penulis buku Witch in The Kitchen. Saya memilih kue ini karena tidak menggunakan applesauce sebagai pengganti gula. Bukannya saya tidak mau memakai applesauce, tapi karena saya tidak bisa menemukannya di toko internasional di Atsugi City. Hahahaha.. Rata2 resep kue yang saya lihat menggunakan applesauce jadi saya mencari yang tidak memakai applesauce tapi menggunakan brown sugar biasa. Sebagian resep juga menggunakan whole wheat flour atau terigu gandum utuh, jadi bukan terigu biasa yang berwarna putih tapi terigunya berwarna kecoklatan. Lalu biasanya resep kue sehat biasanya mengganti mentega/margarin dengan minyak sayur (paling bagus jika menggunakan canola oil).

ini whole wheat flour yang saya gunakan, disini dijual dua jenis, yang warnanya lebih terang (kanan) dan lebih gelap (kiri).
Nah ini dia resep si kue: 
Bahan:
  • 1 cup puree labu kuning
  • 2 telur ukuran besar
  • 3/4 cup (165gr) brown sugar
  • 3/4 cup (96gr) whole wheat flour
  • 2 sendok teh kayu manis bubuk
  • 1 sendok teh baking powder
  • 1 sendok teh jahe bubuk
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/2 cup apple (sekitar 1/2 apel ukuran sedang), dipotong halus
  • 1/2 cup kacang walnut/pecan/almond giling kasar
Cara:
  • kocok telur dengan gula hingga mengembang,
  • tambahkan puree labu  kuning, aduk hingga merata
  • masukkan terigu yang sudah diayak dengan kayu manis bubuk, baking powder, jahe bubuk dan garam,
  • tambahkan potongan apel dan kacang 
  • masukkan di loyang bulat diameter 20 cm yang sudah diolesin mentega dan ditaburi terigu, kemudian panggang di oven dengan suhu 180 derajat selama sekitar 30 menit.
tampilan kue sebelum di dekor
Untuk mendekor kuenya saya membuat cream cheese frosting dan kacang M&Ms juga marshmallow.
Untuk resep cream cheese frosting, mix dengan mixer selama 7 menit:
  • 250gr cream cheese
  • 100gr mentega
  • 100gr gula halus
  • 1 sendok makan susu cair
Saya membelah kue menjadi dua lapisan dan ditengah lapisan saya oleskan cream cheese, kemudian bagian luar kue ditutup seluruhnya dengan cream cheese. Oh ya, saya membelah kue ini dengan menggunakan benang. Yup! Benar, benang!! Saya mendapat ide ini dari sepupu saya yang dulu membuatkan kue "green forest" untuk ultah saya. Hahaha... Jadi ambil sehelai benang, lingkari kue dengan benang, setelah ujung2 benang bertemu, ikat, lalu tarik benang hingga kue terbelah dengan sempurna. That is easier than doing it with a knife! And it came out so perfect! Woohooo! ^_^

This is it! Matcha's bday cake ^_^

inside the cake
Oh iya, cream cheese frosting ini rasanya tidak terlalu manis jadi pas untuk kue pumpkin ini yang menurut saya terlalu manis. Mungkin jika saya bikin kue ini lagi saya akan mengurangi gulanya menjadi 1/2 cup (110gr) saja. Kuenya sangat aromatic dari wangi kayu manisnya dan rasanya penuh dengan rempah. Don't forget, be creative to decorate your cake! You can also use anykind of mold shape to create cute cakes. Owh, last but not least, let your baby smash the cake and let them get dirty, it is their day and that's the essence of being a 1 year old baby, rite? Hahahaha... 

Happy trying & Buen provecho!! 









2013/02/26

My Winter Minestrone

Sejak nemu toko internasional yang cihuy banget di Atsugi City, saya jadi sangat bersemangat untuk mencoba resep2 masakan internasional. Sejak punya microwave oven juga saya jadi tambah bersemangat mencoba bikin2 kue. Hahaha... Minestrone soup, mungkin banyak yang kurang familier dengan masakan ini. Sup ini asalnya dari Italia yang sebenarnya adalah sup sayuran dan ditambah dengan sedikit pasta, dengan basic kuah supnya adalah tomat dan kaldu (biasanya kaldu sayuran). Biasanya bahan utama sup ini adalah wortel, kacang2an (kacang merah, kacang polong, kacang kedelai), bawang bombay dan saledri. Sebenarnya tidak ada resep paten untuk sup ini karena pada awalnya saat dulu Roma hanyalah sebuah kota Roma dan belum menguasai Itali seutuhnya, para penduduk Roma terpaksa hanya bisa mengkonsumsi sayur2an dan kacang2an karena hanya itulah yang bisa diproduksi para penduduk Roma. Hingga pada akhirnya pada abad 2 sebelum masehi akhirnya Roma bisa menguasai Itali dan akhirnya pola makan mereka pun mulai berubah dan jenis makanan yang dikonsumsi mulai bervariasi. 

Tentu saja pada awal pembuatan sup ini mereka tidak dengan sengaja menciptakan minestrone soup, tapi yang mereka buat ya hanyalah sup untuk mereka makan. Setelah variasi makanan mulai bertambah, akhirnya minestrone pun mengalami perubahan seperti adanya tambahan daging atau ayam, kaldu yang digunakan juga berubah tidak selalu kaldu sayuran. Walaupun mereka tetap mengakui minestrone yang asli adalah sup sayuran yang sehat. 

Pertama kali saya mendengar minestrone soup adalah di acara master chef Indonesia. Saat itu peserta master chef harus membuat sup minestrone untuk tamu yang datang pada sebuah hotel. Sejak itu saya jadi penasaran apa sih minestrone soup. Saat tinggal di Jepang ternyata banyak sekali minestrone soup yang sudah jadi dalam kemasan kaleng ataupun kemasan plastik, tapi ntah kenapa saya koq tidak berminat mencobanya karena saya lihat isinya hanya kuah sup dan tidak ada sayurannya. Nah setelah saya menemukan toko internasional di Atsugi lah akhirnya saya bisa merealisasikan minestrone soup yang misterius. 

Ini resep Minestrone Soup yang saya coba dengan sedikit modifikasi: 
Bahan:
1. Untuk di tumis terlebih dahulu:
  • 2 sendok makan olive oil
  • 1 bawang bombay kecil, cincang halus
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 1/2 cup zuchini, potong kecil2
  • 1/2 cup kacang polong (bisa fresh bisa juga yang frozen)
  • 1/2 batang saledri, potong tipis2 (pilih saledri batang besar yang suka ada di supermarket internasional)
  • 2 Liter air kaldu (bisa kaldu sayur atau kaldu sapi)
Tumis bahan2 tersebut hingga bawang, saledri dan zuchini layu lalu masukkan air kaldu.

2. Bahan sayuran:
  • 1 cup kacang merah (rebus atau bisa beli kalengan lalu ditiriskan)
  • 1 cup kacang kedelai (rebus atau beli kalengan lalu ditiriskan)
  • 1 cup (1/2 kaleng) tomat kalengan (canned diced tomatoes, dimasukkan dengan air tomatnya juga)
  • 1 cup wortel, potong dadu
  • 1/2 biji paprika hijau, potong dadu 
  • 1/2 biji paprika merah, potong dadu
  • 1/2 biji paprika kuning, potong dadu
  • 3 cup bayam (kalau punya frozen baby spinach)
  • 1/2 cup small shell pasta (kalau tidak ada bisa diganti jenis pasta lainnya yang ukuran kecil)
  • 2 sendok makan parsley cincang
  • 1 sendok teh oregano kering
  • 1 sendok teh paprika bubuk
  • 1/2 sendok teh basil kering
  • 1/4 sendok teh thyme kering
  • garam, gula dan merica sesuai selera
Setelah air kaldu masuk, masukkan bahan sayuran dan masak hingga wortel dan pasta empuk.

Mungkin buat yang bingung kaya gimana sih canned diced tomatoes dan small shell pasta, nah kira2 seperti ini gambarnya:
ini dia si imut2 small shell pasta

canned diced tomatoes
Gampang banget kan bikinnya, yaaa walaupun bahannya banyak banget yah. Hehehe... Dalam sup ini saya kurangi sedikit jumlah kacang merah dan kacang kedelai dari resep aslinya, di resep asli mereka menggunakan 2 cup kacang merah dan 2 cup kacang kedelai. Tapi disini saya tambahkan paprika karena saat itu saya punya paprika yang tersisa dari kulkas, jadi ya sudah saya pakai saja dan ternyata jadi enak sekali. Waktu itu saya juga menggunakan 1/2 cup wortel kuning karena winter ini ternyata di supermarket mereka sedang menjual wortel kuning, jadi saya pakai 1/2 cup wortel biasa dan 1/2 cup wortel kuning. Sup saya jadi penuh dan indah penuh warna!! ^_^

Soup ini rasanya penuh dengan rempah2 ala masakan mediteranea. Saya suka sekali dengan wanginya, bahkan anak saya Mye pun suka sekali dengan sup ini. Saya heran dia bisa makan sup ini tanpa dikemut!! Padahal biasanya dia kalau makan itu dikemut dan bisa lammmaaaa sekali, sekali makan dia itu bisa menghabiskan waktu 2 atau 3 jam!!! Mungkin saya harus bikin sup ini sering2 supaya waktu saya tidak habis untuk suapin Mye aja yah. Hahahaha...

Happy trying everyone!! Buen provecho!! ^_^



2013/02/14

Mendadak Bikin Blueberry Almond Muffin

Minggu lalu saya baru menyadari kalau saya masih punya frozen blueberries sekitar setengah bungkus lagi (dari total satu bungkus 500 gr) dan si bungkusan frozen blueberries emang agak annoying di freezer karena jadi menuh2in isi freezer saya. Akhirnya saya mencoba untuk cari resep untuk membuat kue dengan blueberry, well, tentu dengan syarat si resep tidak susah dan tidak makan waktu banyak karena pasti saya bakal riweh dengan dua bocah di rumah sendirian. 

Kebetulan juga sebenernya saya ingin menggunakan almond kiriman dari ibu mertua di Jakarta. Waktu itu saya mendapatkan satu kantong besar almond dan saya bingung harus bagaimana habisinnya. Akhirnya saya menemukan resep yang oke banget nih dari hasil googling di internet: 

Bahan: 
  • 1 cup (128 gr) terigu serbaguna
  • 1 sendok teh baking powder
  • 1/8 sendok teh garam
  • 1/4 cup (57gr) mentega/margarin
  • 1/2 cup (100gr) gula butir halus
  • 1 buah pisang (dihancurkan dengan garpu) atau 1 telur
  • 1/4 cup (60ml) susu cair non fat
  • 1/2 sendok teh vanilla extract
  • 1/4 cup almond utuh (haluskan dengan blender)
  • 1/2 cup frozen blueberries (saat dikeluarkan dari freezer cuci dengan air hangat agar blueberry lembut/tidak keras dan taburkan terigu agar tidak menempel satu sama lain).
Cara: 
  • Campur terigu, baking powder, garam.
  • Kocok gula dan mentega sampai lembut. Tambahkan telur ATAU pisang, susu dan vanilla extract.
  • Masukkan campuran adonan terigu.
  • Masukkan almond bubuk.
  • Masukkan 1 sendok makan adonan ke dalam cup muffin lalu tata beberapa buah blueberry diatasnya (sekitar 3-4 buah), kemudian tambahkan 1 sampai 1,5 sendok makan adonan lagi diatasnya dan tata kembali sekitar 5-6 buah blueberry diatasnya. Metode ini dilakukan supaya blueberry tidak numpuk dibagian bawah muffin.
  • Panggang muffin dengan oven 180-200 derajat celsius selama sekitar 30 menit. 
Di resep ini katanya kita bisa menggunakan telur ataupun pisang, dan saya sengaja membuat muffin ini tidak menggunakan telur karena kebetulan (lagi-lagi kebetulan yah.. :p ) saya punya sisa pisang yang sudah terlalu matang, jadi daripada tidak termakan lebih baik saya pakai saya buat muffin ini and it turned out terrific!! The taste is fantastic and the muffin is moist!! Balance rasa antara pisang, blueberry dan almondnya pas banget dan muffin ini tidak terlalu manis and this is one healthy muffin recipe for your family. Untuk menghasilkan bagian atas muffin yang "bercahaya" bisa juga taburkan gula halus diatasnya sesaat sebelum masuk oven. ^_^

Happy trying & Buen provecho!!





Sarapan Oatmeal Yang Selalu Berhasil

Sejak punya Mye, saya selalu penasaran ingin memberikan oatmeal untuk Mye dan entah kenapa sarapan oatmeal ini selalu berhasil untuk saya. Well, saya juga suka kasih anak2 sarapan selain oatmeal, seperti roti atau cereal dengan susu, tapi pasti oatmeal yang habisnya paling gampang dan cepat. 

Oatmeal boleh diperkenalkan ke bayi mulai usia 4 bulan, tapi tentu saja lebih baik kalau bayi mulai diberi makanan padat pada usia 6 bulan. Oatmeal mengandung serat yang tinggi, kalsium, protein, bahkan vitamin B. Pertama kali saya mendapat ide memberikan oatmeal ke Mye adalah saat saya berkunjung ke rumah teman yang orang Mexico, Paula. Waktu itu Paula sedang mulai packing barang karena akan pindah ke New York dan dia masih punya sekantong besar oatmeal dan dia memberikannya ke saya. Katanya biasanya dia suka bikin oatmeal untuk anaknya, Dante, yang berusia sama dengan Mye. 

Sesampainya dirumah saya langsung googling resep oatmeal untuk balita dan menemukan beberapa tips memasak oatmeal. Paula sendiri memberitahu cara dia membuat oatmeal untuk Dante. Biasanya dia mix oatmeal dengan susu, gula, apel dan sedikit kayu manis. Jadi kira2 ini takaran resepnya: (untuk balita 2 tahun keatas)
  • 2 sendok makan (full/muncung) oatmeal (gunakan selalu oatmeal yang dimasak, bukan instant)
  • 1 sendok teh gula
  • 100 ml susu cair
  • 50 ml air hangat
  • 1/4 sendok teh kayu manis bubuk
  • 1/2 apel fuji (diparut atau dipotong2 kecil)  [apel bisa juga diganti dengan 1 pisang ukuran kecil yang dihaluskan dengan garpu]
Caranya tinggal dicampurkan semua bahan dan dimasak di api sedang sampai adonan oatmeal mengental. Hidangkan hangat, karena kalau sudah dingin kadang jadi agak keras. 

Saya selalu parut apelnya supaya rasa apelnya lebih meresap dan buat saya lebih gampang parut apel daripada potong2 kecil. Untuk bayi usia 6-18 bulan sebaiknya oatmealnya diblender dulu sampai menjadi bubuk halus, tapi kalau misalnya kira2 sang bayi sudah bisa mengunyah makanan yang lebih padat, tanpa dibikin jadi halus pun tidak masalah. Misalnya pas waktu itu Matcha sampai usia 10 bulan oatmealnya masih saya blender halus, tapi sekarang setelah dia 11 bulan saya tidak blender oatmeal lagi karena dia sudah bisa mengunyah makanan yang lebih padat. Tapi biasanya untuk bayi usia 6-18 bulan takarannya agak beda, karena kapasitas perut bayi 8 bulan dengan balita 2 tahun kan beda yah.. hehehe.. Nah ini kira2 takaran untuk bayi 6-18 bulan:
  • 3 sendok Teh (full) oatmeal (halus ataupun tidak halus)
  • 100 ml susu cair  ATAU  1-2 sendok takar susu formula dan 100 ml air hangat (bayi dibawah 12 bulan belum boleh dikasih susu UHT/pasteurisasi makanya menggunakan susu formula)
  • 1/3 apel fuji parut [apel bisa diganti dengan 1/2 pisang ukuran kecil dihaluskan dengan garpu]
  • 1/4 sendok teh kayu manis bubuk
Untuk bayi biasanya saya tidak tambahkan gula karena untuk bayi sebaiknya kita tidak menambahkan gula dan garam banyak2 dalam makanan mereka, selain itu sebenarnya bubur oatmeal akan menjadi cukup manis dari sari buah apel atau pisang yang kita gunakan. Untuk ibu yang tidak mau menggunakan susu formula bisa juga menggunakan ASIP, tapi tentu saja ASIP nya ditambahkan setelah oatmeal sudang matang. Jadi masak oatmeal dengan apel, kayu manis dan air secukupnya, kalau sudah kental angkat dan tambahkan ASIP. 

Satu hal yang saya baru tahu adalah kalau oatmeal di Indonesia dengan di Jepang agak berbeda dari segi teksturnya. Entah bagaimana ternyata tekstur oatmeal di Indonesia (waktu itu saya beli yang merk Quaker) itu lebih kasar. Biasanya oatmeal di Jepang kalau sudah dimasak itu akan menjadi lembut (seperti meleleh) tapi ternyata pas saya masak oatmeal untuk Mye di Jakarta oatmealnya lebih kasar dan Mye jadi kurang berselera. Mungkin harusnya waktu itu saya coba untuk blender oatmealnya dulu untuk mendapatkan hasil yang lebih lembut.

Well, happy trying!! Semoga berguna buat variasi sarapan anak2. ^_^





2013/02/06

My Very Creamy Corn Soup

Minggu lalu saya pergi ke toko internasional di Atsugi city dan ternyata mereka lagi ngediskon fresh cream. Kalau beli 2 pak @200 ml jadi lebih murah, waahh jarang2 tuh, jadilah saya tergoda beli. Tentu saja kalau bahan makan di diskon berarti kadaluarsanya sebentar lagi. Akhirnya saya jadi kelabakan sendiri enaknya itu cream fresh diapain yah... Hmmm...

Setelah melihat2 isi kulkas ternyata saya juga masih punya sisa jagung manis dan kacang kapri. Wah kayanya kalau bikin corn soup sendiri enak nih. Jadilah akhirnya saya browsing2 resep home made corn soup dan ketemulah resep yang sepertinya cihuy dan saya modifikasi lagi disesuaikan dengan jumlah bahan yang saya punya. Resep ini kira2 bisa untuk 4-6 orang.

Bahan:
  • 1/2 Bawang bombay, rajang halus
  • 1 siung bawang putih, rajang halus (kalau punya garlic crusher, gunakan garlic crusher)
  • 2 sendok makan mentega/margarin
  • 1 sendok makan terigu
  • 1 sendok makan cream cheese
  • 200 ml cream fresh
  • 200 ml susu cair
  • 500-600 ml kaldu ayam 
  • 1 batang jagung manis (yang sudah matang)
  • 2 sendok makan parsley, cincang halus (bisa juga menggunakan daun bawang)
  • 200 gr kacang kapri, rebus sampai setengah matang. (atau sayuran lainnya)
  • Garam, gula, merica, pala
Cara:
  •  Blender jagung manis yang sudah di kerok dari batangnya dengan 300 ml kaldu ayam, setelah jagung halus, campurkan kembali dengan sisa kaldu ayam.
  • Tumis bawang bombay dan bawang putih dengan mentega/margarin hingga harum dan bawang lemas. 
  • Masukkan terigu dan aduk sampai adonan kental.
  • Masukkan cream cheese, susu cair, cream fresh dan kaldu ayam.
  • Tambahkan garam, merica, gula (sedikit) dan pala sesuai selera, aduk sampai kental dan mendidih.
  • Setelah mendidih masukkan kacang kapri yang sudah direbus.
  • Taburkan parsley diatas corn soup saat akan dihidangkan.
Voila!! Jadi deh corn soup yang suppeerrr creamy. Kalau misalnya pingin ada butiran jagung di dalam corn soupnya, tinggal sisakan sebagian dari jagung dari satu batang itu untuk tidak di blender dan masukkan barengan dengan kacang kapri. Buen provecho!! Happy cooking!! ^_^